I don’t know how to start this. Maratul fauziah atau dikenal “IZAH” akoh mengenalnya ketika duduk di bangku sekolah dasar, hal itu dikarenakan ibu kita sama sama kerja disatu tempat, ketika ada family vacation, gue mengenalnya hanya sebuah “nama”.. dan pada akhirnya kami dipertemukan di SMP, kebetulan (lagi dan lagi) orang tua kita jalanya sama, semenjak itulah mau ga mau gue temenan sama dia (kesanya maksa ya) first impress die emang muka datar banget, polos banget, dan pendiem, semua berkebalikan dengan gue. Dan izah adalah sosok yang “PINTER” pada jaman itu. Yang gue inget ketika SMP, gue sering ngerjain PR di kelas, dia selalu memberikan ku contekan, (wkwk biasa jek rodok nakal) tapi izah selalu mengajarkan ku untuk disiplin. Kadang dia juga bersikap biar gue ada usahanya sendiri wkwk, kelas 7, 8 dan 9 kita barengan satu kelas terus, hal ini tentunya membuat kami lebih dekat. Dia adalah orang yang selalu mendengarkan keluh kesahku .apapun, mungkin nek ditanya apa kurang dan kelebi...
Komentar
Posting Komentar